Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

4 Januari - 22 Januari

Ya mungkin cukup lama untuk menjalani suatu hubungan namun yang ku jalani tidaklah selama hitungan hari, karna hanya beberapa hari saja menjalaninya dan selanjutnya tak ada cintact atau komunikasi. Begitu sakit rasanya saat memutuskan untuk mengakhiri hubungan yang memang didasari dengan rasa yang bernama CINTA.
Butuh beberapa waktu, butuh beberapa pendapat  untuk memutuskannya dan akhirnya tiba hati ini untuk memutuskan untuk melanjutkan hubungan atau tidak. Tepat pada malam hari aku mengungkapkan dan ternyata tanggapannya hanya dengan kata sederhana dan seperti sudah merelakanku untuk pergi dari kehidupannya dan diapun tak mencegahku pergi seolah-olah tak peduli apa yang ku rasakan. Sedih, marah, kecewa. Ya banyak kata yang bisa diungkapkan saat kondisi seperti itu. Namun apadaya kata yang telah tertulis di pesan singkat yang sudah terkirim tak bisa dibatalkan lagi, seandainya aku bisa memutar waktu untuk tidak mengirimkan pesan itu akan ku lakukan, namun itu tak pernah mungkin akan terjadi. Dan mulai detik itu aku sudah tidak bersamanya, tak ada lagi kata-kata mesra, tak ada lagi kata cinta, sayang, rindu yang terucap, tak ada lagi perhatian, tak ada lagi candaan darinya. Yang dirasakan hanyalah sebuah penyesalan karena telah memutuskan, kepedihan dan kesepian karena sudah tak bersamanya. 
Jujur hati ini, rasa ini, diri ini masih sangat menginginkannya, masih sangat mencintainya, masih sangat merindukannya. Tetapi dia sudah tak peduli lagi, tak akan peduli dengan perasaan yang ku rasa, tak akan peduli tulisan-tulisan yang ku buat untuk dirinya, tak akan peduli tentang kondisiku. Dia sudah menghilang dari kehidupanku namun tidak di hatiku. Karena hati ini masih terisi oleh dirinya dan entah sampai kapan ?
Cinta ini masih untuknya, tetapi aku sadar dia tak mungkin memperdulikanku. Aku hanya menginginkan dia kembali padaku menjadi milikku lagi dan tak akan ku lepas lagi. Berharap dia datang dan mengajak untuk kembali. Ya semoga itu terjadi dan Tuhan mengabulkan doaku. Amin. 
Love You :*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kepada Siapa Aku Bertanya ?

Aku ingin bertanya ?
Namun, kepada siapa aku harus bertanya ?
Kepada siapa aku menanyakan tentangmu ?
Aku tak tahu dan rasanya tak mau ingin tahu 
Kehadiranmu dan Kepergianmu
Menumbuhkan tanda tanya besar di hatiku 
Aku ingin tahu 
Namun aku tak ingin tahu
Terlalu pedih rasanya 
Tetapi apadaya setiap malam
Aku selalu berharap 
Menunggu yang tak pasti
Entah dan kapan ?
Kepada kamu dengan penuh tanya ?
Berikan aku jawabanmu, Sayang
Aku selalu menunggumu :)
Salam Rindu :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

4 Januari dan Kamu :)

Sebelumnya aku hanya bisa berharap kamu akan bisa menjadi milikku setelah aku sering memperhatikanmu. Saat dirimu disana mulai menanyakan kabarku, senang sekali rasanya. 4 hari berlalu, dirimu memancingku hingga membuat aku tak sadar diri. Stelah seminggu kau menyatakan cinta padaku dan akupun merasakan kebahagiaan yang tak terkira setelah sekian lama aku memperhatikanmu dan berharap kau kan jadi milikku. Aku menerima cintamu dan kita bercanda bersama, keesokan harinya di waktu petang dirimu entah tak ada kabar hingga malam hari, ku menunggu balasan smsmu yang tak kunjung menghampiriku, aku mengkhawatirkanmu, aku tak tau dirimu sedang apa dan dimana, larut malam akhirnya kau balas smsku, kau mengatakan bahwa tadi sedang futsal, oke aku terima dan aku memakluminya, namun setelah 2x kau mengabarkan dirimu kau tak membalas pesan singkat yang ku kirim padamu, aku berfikir mungkin kau sudah tertidur. Esok harinya, sepulang sekolah aku mengirimkan pesan singkat lagi padamu, setelah aku menunggu cukup lama dirimu disana tak kunjung juga membalas pesan singkat yang ku kirim padamu, ku pikir dirimu sedang sibuk dengan aktivitasmu. Dan lagi-lagi aku memakluminya. Namun, saat aku tahu bahwa kakak dari seorang sahabatku temen sekelasmu, akupun mencoba bertanya, dan ternyata jawabannya sangat tidak menyenangkan hati.
Entah aku tak tahu harus bertanya kepada siapa lagi, karena akupun tak tahu siapa temen terdekatmu. Ku telepon ponselmu namun jawabannya nihil, dirimu juga tak menjawabnya. Semakin gundah hatiku memikirkanmu sedang apa, saat aku melihat profil facebookmu, kau bisa menyempatkan waktu untuk mengomentari foto cewek lain, sementara membalas pesan singkatkupun tidak. Tiba-tiba saat larut malam entah mengapa air mata ini jatuh menetes di pipiku. Sakit sekali rasanya. Ya hanya beberapa kata tersebut yang aku bisa ungkapkan tapi sangat bermakna sekali. Aku tak tahu harus berbuat apalagi, malampun tiba lagi-lagi aku harus sabar dan tabah saat kamu berkata bulan-bulan ini sangat sibuk, akupun memakluminya lagi. Satu minggu kemudian hati ini begitu perih rasanya mengapa selalu aku yang harus memulai duluan untuk mengirimkan satu pesan padamu ?
Sabtu, ya sabtu hari yang selalu dinanti umat manusia untuk berbahagia, namun tidak untukku karena hari sabtu membuat hati ini semakin merasakan kepedihan dan kesepian saat tak ada hadirnya dirimu. Aku mencoba untuk memngirimkan pesan lagi dan senangnya dirimu langsung membalasnya namun balasan darimu membuatku semakin sakit, saat aku bertanya masih adakah sayang itu dirimu menjawab iya, dan saat aku bertanya masihkah ingin melanjutkan hubungan ini, kau malah membuatku semakin bertanya-tanya, dirimu tak memberi kepastian yang sebenarnya, dan hanya memberikanku secuil pertanyaan yang entah kapan bisa terjawabnya. Aku selalu menunggumu, aku selalu memperhatikanmu, aku selalu mengikuti alur cerita yang kau buat, aku selalu merindukanmu, aku selalu berharap dirimu dapat menjadi seperti dulu. Namun apadaya aku juga tak bisa berharap lebih, mungkin dirimu sekarang sudah melupakanku, sudah tak menganggapku. Aku hanya bisa berdoa dirimu akan datang menemuiku untuk menjelaskan semuanya dan kita kembali bersama menyatu karena aku sangat menyayangimu :) 
Salam Rindu CR :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS